Kemana Dana Bos SD Negeri 1 Gumay Talang ?

INDONESIASATU.CO.ID:

Lahat, Sumsel, BaruPAS.com–Salah satu tujuan dana BOS adalah untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekolah berdasarkan Permendikbud No.03 tahun 2019. Untuk meninkatkan proses belajar dan mengajar tentu harus juga didukung dengan Fasilitas yang baik pula.

Bangunan Gedung Sekolah misalnya Gedung Sekolah SDN 01 Gumay Talang Kecamatan GumayTalang Kabupaten Lahat Provinsi Sumsel terlihat gedung yang tidak layak pakai, rapu, jorok dan apek.

Banyak tudingan pengunaan Dana BOS tidak tepat sasaran dan anehnya lagi pengunaan Dana BOS juga tidak transparan, bahkan terkesan dirahasiakan, ada apa?

Jum’at pekan lalu, saat tim investigasi LIKAD (Lembaga Independen Kajian Aset Daerah) Kabupaten Lahat berkunjung ke SDN 01 Gumay Talang tak mendapati perilaku layaknya seorang kepala sekolah.

Risnan Spd selaku Kepala Sekolah mengatakan bahwa " LSM atau pun Wartawan tidak berhak menanyakan apapun tentang penggunaan dana BOS. Hal tersebut, tentunya bertentangan dengan UU No.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan PP No.17 tahun 2018 tentang Komite (yang didalam komite tersebut termasuk LSM peduli pendidikan)."

“Kalau anda (Tim LIKAD) mau tanya tentang dana BOS mana surat dinas bahwa anda diizinkan masuk kesekolah ini". tanya Risnan.

Kedatangan Tim LIKAD bukan tanpa sebab,mengingat banyaknya laporan dari masyarakat sekitar bahwa selama 4 tahun menjabatnya Risnan selaku kepala sekolah SDN 01 Gumay Talang tidak ada perbaikan dan peningkatan infrastruktur sekolah.

Tim LIKAD melakukan kunjungan guna mengecek fakta tersebut lebih lanjut setelah dicek keTKP pun ditemukan banyaknya infrastruktur yang sudah wajar diperbaiki oleh pihak sekolah.

Namun, kepala sekolah sekali lagi mengungkapkan bahwa dia menunggu kerusakan diatas 50% baru akan diperbaiki. “Itu sudah pernah dimasukkan keDapodik sudah kejakarta datanya,tapi syarat mendapatkannya masih kurang sedikit lagi persentasenya(diatas 50%)”.jelas Risnan.

Pada senin (27/05) anggota Tim LIKAD Kab.Lahat mengajukan surat untuk mempublikasikan masalah ini kepada Beberpa media di Kabupaten Lahat karena menurut mereka pak Risnan tidak menghargai LSM dan Media.

Harusnya untuk memperbaiki infrastruktur sekolah yang masih tergolong kerusakan ringan dapat menggunakan dana BOS yang mana terlampir dalam BAB IV permendikbud No.03 tahun 2019 tentang penggunaan dana. Jadi, untuk apa menunggu kerusakan diatas 50%? .Seperti yang diungkapkan Kepala Sekolah SDN 01 Gumay Talang tersebut.

( Andespa Lahat )

  • Whatsapp

Index Berita