Enggan Berikan Klarifikasi Kenaikan Service Charge, Manajemen PTC Mall Lecehkan Profesi Pengacara

INDONESIASATU.CO.ID:

PALEMBANG - Akibat kenaikan service charge dan penghapusan hak parkir kendaraan pada kawasan PTC Mall yang dinilai tidak wajar dengan kenaikan yang lebih dari 100 % pihak Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall nyatakan rasa keberatannya.

Komplain terkait kenaikan service charge yang dilakukan secara sepihak tanpa adanya diskusi ini pun disampaikan oleh perwakilan pemilik ruko PTC yang tergabung dengan Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall yakni Mr. Soki selaku pengacara.

Mr. Soki mengatakan bahwa pihaknya menganggap menaikkan service charge itu boleh- boleh saja tetapi dengan catatan jangan terlalu membebani penghuni.

"Kalau mau menaikkan ya boleh saja asal jangan terlalu memberi beban kepada penghuni, kalau kenaikan hingga 100% lebihkan benar- benar berat, sementara tahun 2018 lalu service charge Rp. 882.000,- dan tahun ini jadi Rp. 1.650.000,- untuk parkirnya," ujar Mr. Soki ketika diwawancarai oleh awak media online di PTC Mall pada Jum'at (04/1).

Selain itu ia menambahkan bahwa penghuni ruko juga dikenakan tarif tambahan oleh kebijakan manajemen PTC Mall yang begitu memberatkan, terlebih pihak PTC Mall tidak memberi izin kepada Mr. Soki yang mewakili Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall untuk bertemu pihak manajemen PTC Mall dengan tujuan untuk menyampaikan rasa keberatan mereka.

"Sangat disayangkan untuk bertemu pihak manajemen saja tidak diperbolehkan, padahal tujuan saya kemari untuk menyampaikan rasa keberatan berupa komplain dari Penghuni Ruko PTC Mall," ungkapnya.

Daniel sebagai salah satu pemilik ruko diPTC Mall menuturkan rasa keberatannya dengan kebijakan yang diambil oleh pihak PTC Mall yang menaikkan tarif service charge lebih dari 100% dan dibebankan biaya parkir.

"Kebijakan tanpa diskusi ini sangat memberatkan kami pemilik ruko diPTC Mall karena selain service charge yang alami kenaikan lebih dari 100%, kami juga dikenakan tarif parkir. Yang kami minta adalah penundaan kenaikan biaya service charge dikawasan ruko PTC Mall serta penghapusan jatah parkir baik untuk pemilik dan penyewa hingga adanya kesepakatan dari pengelola dan pemilik ruko PTC Mall," ungkap Daniel mengeluhkan.

Saat dihubungi via sosial media WhatsApp General Manajer PT. Pandawalima Halim Bersama yakni Candy Suryono enggan memberikan komentar untuk menanggapi rasa keberatan penghuni ruko, dan hal yang serupa dilakukan pula oleh Welly Salim selaku Owner Representatif PTC Mall yang saat dihubungi via televon selluler tidak mengangkat.

Ketua Peradi Sumsel yakni Nurmala begitu menyayangkan atas penolakan yang dilakukan oleh pihak manajemen PTC Mall yang melarang pengacara Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall untuk bertemu dan ia menganggap ini adalah sebuah pelecehan profesi pengacara.

"Pak Soki itu pengacara dari Perhimpunan Penghuni Ruko PTC Mall yang artinya memiliki wewenang untuk bertemu pihak manajemen PTC Mall, kami nyatakan siap memback up karena ini adalah sebuah pelecehan profesi pengacara yang sangat tidak betul caranya," jelas Nurmala sampaikan kekecewaan atas perlakuan pihak PTC Mall yang telah melecehkan profesinya. (Ridho) 

  • Whatsapp

Index Berita