Akrobat Arogansi Dalam Konfrensi Hmi Cabang Palembang

ridho, 07 Oct 2018,
Share w.App T.Me

PALEMBANG - Usai dilaksanakannya Konferensi Cabang (Konfercab) Himpunan Mahasiswa Islam(HMI) Cabang Palembang ke-55 tanggal 28 hingga 4 Oktober lalu membuahkan kekecewaan.

Pasalnya kekecewaan yang bermula dari yang tadinya diwarnai dengan evaluasi dan proyeksi gagasan- gagasan baru yang membangun dan progresif menurut Farlan akbar selaku Ketua Umum Komisariat Muhammadiyah berubah menjadi pertunjukan akrobat Arogansi sepihak.

"Konfercab HMI cabang palembang yang di mulai tanggal 28 September 2018 kemarin berlangsung selama seminggu, yang membuat kecewa adalah bukannya melahirkan apa yang diharapkan malah melahirkan konflik berkepanjangan yang bermula pada saat pelaksanaan Sidang Pleno 4, pembahasan tata tertib Formatur dan Mide Formatur HMI cabang palembang yang disepakati sepihak," Ujar Farlan.

Ia mengatakan bahwa proses pemilihan yang diharapkan mengedepankan asas demokratis serta musyawarah mufakat ternyata jauh dari harapan atau dengan istilah "jauh api dari panggangan," bahkan disampaikannya pula bahwa kekesalan peserta konfercab yang dimulai dari tidak adanya informasi bahwa forum kembali dimulai.

"Lucunya ketika dimulai kembali forum konfercab tidak ada pemberitahuan dan pembahasan tata tertib pemilihan yang juga tidak diikut sertakan, ditambah lagi penolakan berkas pencalonan dari salah satu kandidat yang ingin bertanding secara fair dalam kontestasi ini malah lebih dulu di dzholimi oleh arogansi sepihak terutama pimpinan sidang yg tidak netral dalam proses jalannya persidangan dengan langsung di tolak berkas tersebut sehingga langsung melahirkan calon tunggal, yaitu saudara Eko Hendiono," ungkap Farlan.

Farlan mengatakan setelah kejadian tersebut Hujan Interupsi pun mewarnai jalannya proses persidangan, namun  pimpinan sidang yang seharusnya menjadi fasilitator bagi semua peserta sidang yang ingin mengemukakan pendapat berubah menjadi diktator yang arogan dan langsung mengetuk palu memutuskan sepihak.

Sigit Muhaimin salah satu kandidat yang ditolak berkas pencalonnya mengungkapkan kecewa dengan jalannya proses persidaangan tersebut dan akan melakukan gugatan ke Pengurus Besar (PB) HMI.

"Apapun keputusan dari PB HMI nanti tentunya kami akan menerima, yang terpenting keadilan telah ditegakkan dan tak ada yang terzholimi oleh tindak arogansi ini," tutup Sigit kecewa. (Ridho)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu